Ketika orang tua tidak merestui hubungan
kita, ada baiknya anda melakukan cek dan rechek (recheck kaleee.,. hehehe) atas permasalahan
yang sedang dihadapi, dan anda harus siap melihat dan menerima sisi baik
maupun sisi buruk dari masalah ini okeh /???.
Cek Motivasi Hubungan Cinta ini
Yang pertama kali harus kita lakukan
adalah mengetahui dulu motivasi apa yang menyebabkan kita memilih dia
menjadi pacar kita? Apa tujuan dari hubungan yang kita jalin. Apakah
tujuan kita memilih dia itu hanya untuk sekedar gila-gilaan, biar lebih
dipandang sebagai ce/co gaul, atau mungkin ada motivasi lain yang lebih
tinggi, misal karena kita menginginkan dia jadi istri/suami kita? (kalo saya sih iya hehehe) Dengan
mengetahui motivasi sebenarnya dari sebuah hubungan, kita bakal lebih
mengetahui apakah kita memang benar-benar cinta sama dia? atau justru
cinta yang kita rasakan ini cuma sekedar perasaan kagum sesaat saja?
Atau malah yang parah lagi bila kita memilih dia, cuma ingin teman-teman
kita memandang kita hebat karena bisa mendapatkan dia, yang notabene
ce/co idaman? Nah, bila kita telah mengetahui apa sebenarnya motivasi
dari hubungan cinta kita, dijamin kita bakal lebih mudah untuk
menghadapi ketidaksetujuan dari orang tua kita.
Apakah ini Benar-Benar Cinta?
Sekali lagi, tanya pada diri kita
sendiri, apakah yang kita rasakan ini adalah benar-benar cinta? Apakah
memang kita benar-benar sayang sama dia? Saat kita jatuh cinta pada
seseorang, kita akan selalu memandang semua hal itu mungkin dan bisa
dilakukan. Dengan kekuatan cinta, kita bisa lebih bersemangat, apa yang
tadinya terasa tidak mungkin menjadi mungkin. Tapi ketika tiba-tiba
orang tua tidak setuju dengan hubungan kita, maka akan dengan mudahnya
kita menyalahkan mereka, dan menganggap mereka tidak mengerti dengan
perasaan yang kita alami.
Apa Motivasi dari ketidak setujuan Orang Tua
Langkah berikutnya adalah mengetahui apa
motivasi dibalik ketidaksetujuan orang tua atas hubungan cinta kita. Cari
tahu latar belakang dari kehidupan orang tua kita dan kemudian kita
bandingkan dengan latar belakang dari pacar kita, karena biasanya
perbedaan latar belakang seringkali menjadi penyebab utama dari
ketidaksetujuan orang tua. Ada banyak alasan yang bisa menyebabkan orang
tua tidak merestui hubungan kita, dan itu semua harus kita cari tahu
apa motivasi dari alasan-alasan tersebut.
Jika Orang Tua Kita Ternyata Salah
Orang tua juga manusia, tidak selamanya
mereka selalu benar. Bila ternyata ketidak setujuan mereka lebih dilatar
belakangi karena masalah racis (perbedaan suku, warna kulit, atau bisa juga budaya kita, atau mungkin juga adat dsb), kelas
sosial, atau bahkan perbedaan pekerjaan (misal kita kurang mapan
dibandingkan dengan dia). Bila itu semua yang menjadi alasan, maka
sudah selayaknya kita berjuang mempertahankan hubungan cinta kita dan
tidak begitu saja menyerah dan setuju dengan ketidaksetujuan orang tua
kita. Orang tua mungkin merasa khawatir bila ternyata hubungan cinta
kita justru akan membuat kita sengsara, atau membuat kita dikucilkan
dari pergaulan masyarakat. Dan terkadang orang tua mempergunakan
“aturan” atau “tata sosial” zaman dulu, yang terkadang kurang relevan
dengan keadaan zaman sekarang.
Bila ternyata semua ini yang menjadi
penyebab ketidak setujuan orang tua kita, maka sudah sewajarnya kita bisa
memberikan argumen yang tepat pada mereka untuk mempertahankan hubungan
cinta kita. Bagaimanapun ketidaksetujuan yang disebabkan karena masalah
rasis, kelas sosial sangat tidak bisa dibenarkan, meskipun itu semua
datang dari orang tua kita sendiri.
Jika Orang Tua Kita Ternyata Benar
Tidak ada yang lebih mengenal kita,
selain orang tua kita. Bahkan orang tua lebih tahu dan mengerti pada
diri kita dibandingkan kita sendiri. Dan mungkin saja, karena kita
sedang dibutakan oleh yang namanya cinta, hingga apa yang dilihat
sebagai sisi buruk oleh orang tua kita justru kita tidak bisa
menyadarinya. Yang kita lihat hanya sisi baik dan pandangan bahwa cinta
itu selalu indah. Kita harus ingat, orang tua sangat menyayangi kita
dan mereka menginginkan supaya kita bisa bahagia dalam hidup ini. Jadi
ketika mereka melihat sesuatu yang tidak beres dan merugikan, dalam
hubungan cinta kita, tentu saja mereka bakal dengan tegas menolak dan
tidak merestui hubungan kita.
Jika orang kita/dia ternyata pernah mendengar
bahkan tahu bahwa pacar kita/dia tersebut punya perilaku yang buruk, dan
mereka mengkhawatirkan kita bakal dilukai oleh pacar kita, tentu ada
baiknya bila kita mencoba mendengarkan mereka, karena mungkin saja
mereka ada benarnya. Jika kita mulai berlaku liar, dan hidup kita mulai
kacau, (misal kita mulai mempergunakan obat-obatan terlarang, minuman
keras dsb) karena pengaruh pacar kita, orang tua sudah pasti sangat tidak
setuju dengan hubungan kita. Dan orang tua juga bakal tidak merestui,
bila ternyata selama menjalin hubungan cinta, prestasi kita mulai
menurun, atau kita mulai kehilangan sahabat dan teman kita. Sudah
waktunya kita mendengarkan orang tua dan menghentikan hubungan cinta
kita. Bagaimanapun, sebuah hubungan cinta yang terlalu banyak
mengorbankan dan merugikan kehidupan pribadi kita, sudah merupakan
sesuatu yang tidak menyehatkan bagi kelangsungan hidup kita.
Menemukan Jalan Keluar
Seperti dikatakan di awal tadi, cinta itu
indah dan bisa membuat hidup lebih bersemangat dan lebih baik. Bila
ternyata cinta yang kita jalani sekarang ini memang benar-benar membuat
hidup kita lebih baik, lebih nyaman, dan pacar kita benar-benar sayang
sama kita dan memberikan efek positif pada kehidupan kita, sudah
sewajarnya kita mempertahankan hubungan cinta ini, meskipun orang tua
tidak setuju.
Tapi ketika hubungan cinta dirasakan
mulai “membahayakan” kehidupan pribadi kita, ada baiknya kita berpikir
ulang, apakah perlu kita mempertahankan cinta ini? Perlu diingat
baik-baik, kita tidak harus kehilangan hidup kita hanya karena kita
jatuh cinta dan membina sebuah hubungan. Keluarga, teman dan kerja atau
sekolah kita, masih sangat penting bagi kehidupan kita. Membina sebuah
hubungan cinta, tidak berarti bahwa kita mesti kehilangan itu semua.
Bila kita mulai merasakan bahwa kita mulai kehilangan hidup kita, sudah
waktunya kita berpikir untuk mengakhiri hubungan cinta ini.
Orang tua selalu mengharapkan yang
terbaik buat kita, hadapilah ketidaksetujuan orang tua dengan kepala
dingin dan sikap yang kooperatif. Boleh jadi mereka tidak suka dengan
pacar kita, tapi suatu hari nanti mereka pasti akan bisa menerima
hubungan cinta kita, bila kita mampu membuktikan bahwa apa yang kita
lakukan bisa membuat kehidupan kita lebih baik dan lebih indah untuk
dijalani jika perasaan kita sama kuat dengan perasaan pasangan kita.
Yang pasti apapun yang kita hadapi didepan tetaplah menjadi diri sendiri.
Selamat Jatuh Cinta.
Rizky_Juniarsyah
oh iya satu lagi salam buat Dede Nurhalimah yang sudah bantu menyadarkan saya, ternyata hidup itu indah ketika kita menerima semuanya dengan ikhlas. senyumku untuk semua.
CERITA SEORANG GURU SEBUT SAJA NAMANYA BAPAK APIP